Arale66 Zone Freak

My curiosity is greater than the size of my body

30 September

DUA TAHUN

Dua tahun lalu,

Ketika cahaya keemasan menerpa

Bersama sebuah amarah

Mengacaukan

Meluluh lantakkan

Menghancurkan

Menghilangkan

Apa yang terdapat di permukaan

                Dua tahun berlalu,

                Ketika kepanikan melanda

                Semua berlari

                Berteriak

                Menangis

                Terpuruk bersama kehancuran

Dua tahun lenyap,

Ketika mereka menghilang

Hancur

Mati

Bersama ratusan rasa cinta

Kasih sayang

Dua tahun menangis,

                Kehilangan

                Kerinduan

                Penyesalan

                Duka

                Mengiris dan menyayat pilu

Dua tahun sudah,

Masihkah menangis?

Masihkah terpuruk?

Masihkan meratap?

                Kini,

                Hapuslah air mata

                Bangkitlah dari keterpurukan

                Tataplah ke depan

                Dan ingat

                Mereka kan tetap hidup dalam hatimu.

(puisi abal ini saya dedikasikan untuk mengenang 2 tahun berlalunya gempa yang mengguncang kota padang dan saya ikutkan ke dalam lomba Cipta Puisi “Kado untuk Kota Padangku Tercinta”)

Iklan

Single Post Navigation

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: